Motor Mini Depok

Apa Itu “Sindrom Kaos Kaki Kotor” pada AC?


Hallo Sobat LM…!!! Pernah terperangkap di ruangan beraroma kaos kaki? Kemungkinan besar Anda akan langsung berpikir seseorang di ruangan tersebut memakai kaos kaki berbau apek atau bahkan Anda mencurigai kaos kaki Anda sendiri. Masalahnya ternyata bisa jadi terletak pada pendingin ruangan (AC). Terdapat istilah umum seputar AC disebut “sindrom kaos kaki kotor” (dirty sock syndrome).

Walau begitu, tidak ada salahnya menjaga kaos kaki tetap kering dan mencucinya secara rutin untuk mencegah bau tak sedap di mana pun. Jika cara menghilangkan bau kaos kaki sudah diterapkan tapi ruangan tetap saja berbau apek, bisa jadi masalah sebenarnya memang ada pada AC ruangan Anda.

Apa Itu “Sindrom Kaos Kaki Kotor” pada AC?

Penyebab Sindrom Kaos Kaki Kotor pada AC

Sindrom kaos kaki kotor pada AC merupakan bau apek yang keluar dari AC yang dipicu oleh bakteri di dalamnya. Mesin AC yang gelap dan lembap menjadi sarang nyaman bagi bakteri untuk berkembang biak. Kondisi gelap dan lembap ini mirip dengan kaos kaki bau karena keringat, baunya pun serupa sehingga sindrom ini disebut sindrom kaos kaki kotor. Tentu saja cara menghilangkan bau kaos kaki yang sebenarnya tidak bisa diterapkan untuk mengatasi sindrom ini.

Bau tak sedap yang keluar dari AC ini secara umum tidak membahayakan kesehatan, kecuali bagi mereka yang mengidap asma atau alergi lain serta memiliki sistem imun tubuh yang lemah, misalnya sedang menjalani kemoterapi.

Pencegahan dan Solusi

Bau pada AC ini muncul di bagian kumparan pendingin. Debu, kotoran, dan permukaan berpori pada bagian ini merupakan tempat ideal bagi bakteri dan lumut. Oleh karena itu, cara menghilangkan bau kaos kaki pada AC sering difokuskan pada bagian kumparan pendinginnya.

Berikut ini beberapa cara pencegahan dan solusinya:

  1. Filter AC berkualitas tinggi. Filter ini berfungsi menghilangkan bakteri dan kotoran di udara sebelum masuk ke kumparan pendingin. Bersihkan atau ganti filter AC secara rutin agar filter berfungsi secara maksimal mencegah aroma tak sedap.
  2. Pembersih udara UV. Metode ini sering digunakan di rumah sakit karena bisa membunuh bakteri, kuman, dan spora lumut. Beberapa merek AC menyertakan komponen ini, jadi Anda bisa menanyakannya ketika membeli AC baru. Pilihan ini bisa jadi solusi tepat bagi penderita asma dan alergi lain.
  3. Bersihkan kumparan pendingin. Jika sindrom sudah terlanjur terjadi, maka cara menghilangkan bau kaos kaki pada AC yang terbaik adalah mengatasinya langsung pada sumber permasalahannya, yaitu kumparannya. Tidak ada gunanya membeli filter AC baru atau menambahkan pembersih udara UV jika kumparannya tidak dibersihkan terlebih dulu. Berikut ini cara membersihkannya:
    • Matikan aliran listrik ke AC langsung dari panel listrik utama yang terhubung ke AC tersebut di rumah, baru kemudian lepas komponen AC satu per satu.
    • Kosongkan air yang tersisa di pipa atau selang pembuangan sebelum membuka bagian AC yang lain. Cari bagian kumparan pendingin, jika AC Anda tipe split maka kumparan berada di unit bagian dalam ruangan.
    • Bersihkan kumparan dengan cara menyikatnya dengan campuran tiga bagian air dan satu bagian cairan pembersih. Jika timbunan debu pada kumparan terlalu tebal, gunakan pengisap debu sebelum menyikatnya. Sikat kumparan searah dengan gulungan kumparan, gunakan gerakan lembut dan ulangi beberapa kali jika perlu. Bilas di bawah aliran air.
    • Keringkan dengan handuk atau lap bekas kemudian biarkan hingga kering.
    • Rakit kembali semua komponen AC.

Jika AC Anda masih dalam masa garansi, sebaiknya gunakan layanan purnajual dari produsen AC tersebut dan jika Anda ragu-ragu, panggil jasa pembersih AC.

0 Komentar untuk " Apa Itu “Sindrom Kaos Kaki Kotor” pada AC? "